Dua tahun yang lalu, kami memulai dari yang kecil. Firsty dan Uber menguji coba konektivitas eSIM yang mulus di Belanda, menguji ide sederhana: bagaimana jika pelancong dapat mengaktifkan data global langsung dari aplikasi Uber sebelum mereka bahkan mendarat tanpa kartu SIM fisik, kejutan roaming, atau kerepotan stan bandara.
Itu berhasil dan Spanyol datang berikutnya. Dan hari ini, kemitraan itu telah berkembang untuk mencakup lebih dari 30 negara dan lebih dari 500 bandara di seluruh AS, Eropa, Inggris, dan sekitarnya. Apa yang dimulai sebagai bukti konsep di satu negara telah menjadi salah satu solusi konektivitas yang tumbuh paling cepat untuk jutaan pengguna Uber secara global.
Mendarat di negara baru masih berantakan: Anda membutuhkan internet segera, tetapi biaya roaming sangat mahal. Wifi bandara tidak dapat diandalkan. Booth SIM bandara membuat frustrasi. Sebagian besar pelancong akhirnya membayar jauh lebih banyak daripada yang seharusnya. Pengguna Uber sekarang memiliki opsi yang lebih baik. Ketika Anda memesan perjalanan ke bandara melalui aplikasi, eSIM Firsty ada di sana. Aktifkan saat mendarat. Pembelian pertama mendapatkan diskon 50%. Tidak ada biaya tersembunyi, tidak ada kontrak, hanya harga yang jelas di lebih dari 600 jaringan lokal.
Jenis penskalaan ini tidak terjadi secara kebetulan. Ini terjadi karena kedua belah pihak percaya pada hal yang sama: memasukkan layanan penting langsung ke dalam perjalanan alih-alih memaksa pelanggan untuk menggabungkan lima aplikasi dan penyedia yang berbeda. Ketika mobilitas dan konektivitas bekerja sama, semuanya bekerja lebih baik. Lebih dari 1,2 juta pengguna sekarang mempercayai Firsty untuk konektivitas global. Dengan kehadiran di pusat-pusat utama di tiga benua, kemitraan ini membuktikan bahwa model ini dapat diskalakan.
Untuk Firsty, inilah tampilan infrastruktur global dalam skala besar. Kami telah mengintegrasikan lebih dari 600 operator lokal ke dalam satu platform, tetapi integrasi hanyalah pipa. Yang penting adalah apakah jutaan orang menggunakannya tanpa berpikir. Kemitraan dengan Uber menunjukkan bahwa mereka melakukannya.
Apa selanjutnya? Lebih banyak negara, lebih banyak pusat bandara, dan integrasi yang lebih dalam ke dalam platform Uber. Tujuannya sederhana: membuat konektivitas menjadi sesuatu yang tidak pernah Anda pikirkan saat bepergian. Apakah Anda seorang turis, dalam perjalanan bisnis, atau pindah tempat, ponsel Anda tetap terhubung.
Bagi para pelancong, itu adalah satu hal yang tidak perlu dikhawatirkan saat mendarat di tempat baru. Bagi Firsty, itu adalah bukti bahwa model ini bekerja secara global. Bagi Uber, ini adalah utilitas lain yang membuat platform ini penting untuk cara orang bergerak di seluruh dunia.

